Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Januari 2011

10 tanda-tanda Diabetes

Menurut IDF (International Diabetes Federation), diabetes sudah merupakan masalah global dengan dampak yang sangat buruk pada manusia, baik secara sosial maupun ekonomi.
WHO memperkirakan lebih dari 250 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes. Setiap tahun penderita diabetes bertambah 7 juta orang, dan sekitar 300 juta orang berisiko menderita penyakit diabetes.

Berikut adalah 10 tanda-tanda penyakit diabetes:
1. Susah buang air kecil, terutama pada malam hari.
2. Cepat merasa lapar dan dahaga.
3. Berat badan menurun, sebaliknya nafsu makan bertambah.
4. Cepat merasa lelah dan mengantuk.
5. Mudah timbul bisul atau abses dengan kesembuhan yang lama.
6. Gatal-gatal, terutama pada daerah kelamin bagian luar.
7. Kesemutan.
8. Gairah sex menurun.
9. Penglihatan kabur, ditandai dengan sering berganti ukuran kacamata.
10. Ibu yang melahirkan bayi lebih dari 4 kg.

Minggu, 05 Desember 2010

Besar Pasak dari pada Tiang ???...

Besar pasak dari pada tiang. Pastilah kita semua udah pernah denger bahasa ini.. apalagi sewaktu kita di tingkat SD atau sekolah dasar. Kalimat tersebut adalah sebuah pepatah yang artinya lebih besar pengeluaran dari pada pemasukan. Gue yakin klo loe denger kata-kata "besar pasak daripada tiang" pasti loe semua akan teringat dengan uang. Yup.. peribahasa ini memang berbicara tentang uang. Jadi, wajar aja kalau kita ingetnya uang. Buka berarti kita mata keranjang. Ups.. Maksud Gue mata duitan.

Siapa sih yang gag mau uang? Semua orang di dunia ini pasti mau uang. Mungkin cuma orang gila aja yang gag mau uang. Jangankan uang, di kasih baju aja kadang mereka gag mau. Mereka lebih suka tanpa busana yg mungkin menurut mereka adem kali.. Kenapa jadi ngurusin orang gila? Kembali ke topik aja yah..

Sebagian manusia ada yang menjadikan barang ini (uang) sebagai Tuhan. Kenapa gue bilang gitu? karena realita kehidupan yang ada sekarang. Sebagai contoh, gag usah jauh-jauh deh nyari contohnya. Di negara kita aja yaitu Indonesia. Misalnya seorang perampok/maling mau melakukan perbuatan yang dilarang oleh Tuhannya. Itu kelas bawah. kalau kelas atas perampok/maling disebut dengan koruptor.

Nah.. Hubungan dari pepatah di atas adalah buat loe yang baca ini. Pernah gag uang saku loe kurang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari? Gue rasa pasti jawabannya pernah. Ini disebabkan karena kita semua adalah manusia. sedangkan sifat manusia itu gag pernah puas dalam memenuhi kebutuhannya. Udah memang kodratnya kayak begitu. Yang jadi masalah adalah, gimana sih biar kita gag di cap jelek dengan pepatah "Besar Pasak daripada Tiang"??

Kuncinya kita harus berhemat. Misalnya, loe jalan-jalan ke mall ngeliat sesuatu yg bagus. Dan loe pengen membelinya. Saran dari gue, kalau belum terlalu mendesak banget kebutuhan itu ya kenapa harus beli. Keuali loe sakit harus beli obat. Gag mungkin loe nunda-nunda kesembuhan kan?? Yahh seengganya "Besar Pasak dan Tiang Adalah Sama". dan jauh lebih bagus kalau "Besar Tiang daripada Pasak".